BEIJING, 20 September (Xinhua) -- China menolak segala bentuk pelanggaran terhadap kedaulatan dan keamanan Lebanon, demikian disampaikan Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China, Lin Jian, pada Kamis (19/9).
Lin menyampaikan pernyataan tersebut saat dimintai tanggapan mengenai perangkat komunikasi yang meledak di Lebanon pada Rabu (18/9). Sejauh ini, ledakan tersebut telah menewaskan lebih dari 30 orang dan melukai 3.000 lebih lainnya.
Lin mengatakan China sangat prihatin atas insiden-insiden ini dan menentang segala bentuk tindakan yang melanggar kedaulatan dan keamanan Lebanon.
China menyatakan keprihatinannya mengenai kemungkinan insiden-insiden tersebut mengeskalasi ketegangan regional dan menyerukan kepada pihak-pihak terkait untuk secara efektif menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, tambahnya. Selesai