JUDUL: Raja Belanda umumkan kebijakan migrasi yang lebih ketat
SHOOTING TIME: 17 September 2024
DATELINE: 18 September 2024
DURASI: 00:01:56
LOKASI: DEN HAAG, Belanda
KATEGORI: POLITIK
SHOTLIST:
1. Berbagai cuplikan kereta kuda keluarga kerajaan di jalanan Den Haag pada Hari Pangeran (Prince's Day)
STORYLINE:
Raja Belanda Willem-Alexander pada Selasa (17/9) mengatakan bahwa Belanda akan menerapkan kebijakan migrasi yang lebih ketat saat menyampaikan pidato tahunannya pada pembukaan tahun parlemen tradisional.
Parlemen baru menyambut pemerintahan koalisi baru di bawah pimpinan Perdana Menteri Belanda Dick Schoof. Secara tradisional, tahun parlemen dimulai pada hari Selasa ketiga bulan September di pusat administrasi Belanda, yaitu Den Haag.
Pertama kali dibentuk pada Juli, pemerintahan baru tersebut terdiri dari Partai untuk Kebebasan (PVV), Partai Kontrak Sosial Baru (NSC), Partai Rakyat untuk Kebebasan dan Demokrasi (VVD), and Partai Gerakan Petani Sipil (BBB).
Pada Jumat (13/9) lalu, koalisi tersebut memaparkan program kebijakannya, yang memprioritaskan pengendalian yang lebih kuat atas suaka dan migrasi.
Menyuarakan kembali sentimen ini dalam pidatonya, Raja Willem-Alexander menekankan niat pemerintah untuk mengurangi jumlah suaka di tahun-tahun mendatang. ."
"Karena berbagai bentuk migrasi, populasi Belanda tumbuh lebih cepat dari perkiraan, mencapai 18 juta jiwa," kata sang raja. "Pemerintah akan mengurangi jumlah pengajuan suaka. Kata kuncinya adalah lebih ketat, lebih cepat, dan (jumlah yang) lebih rendah."
Berdasarkan rencana yang diusulkan tersebut, pemerintah akan mengaktifkan undang-undang darurat sesegera mungkin dengan mendeklarasikan krisis suaka. Undang-undang ini akan memungkinkan pemerintah untuk segera menerapkan langkah-langkah guna membatasi jumlah pencari suaka tanpa persetujuan terlebih dahulu dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atau Senat, meskipun lembaga-lembaga ini akan menilai undang-undang tersebut di kemudian hari.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Den Haag, Belanda.
(XHTV)